
Tegal – Di tengah keterbatasan fasilitas, anak-anak SD di Tegal Benteng tetap semangat menimba ilmu meski ruang kelas mereka dipenuhi debu dan bocoran air hujan. Kondisi ini menjadi sorotan masyarakat sekaligus memunculkan harapan adanya perbaikan dari pemerintah.
Kelas yang Tidak Layak
Sejumlah ruang kelas di SD Tegal Benteng mengalami kerusakan cukup parah. Atap yang bocor membuat air hujan kerap menetes ke dalam kelas, sementara dinding yang rapuh menimbulkan debu berterbangan. Situasi ini tentu mengganggu proses belajar, namun siswa tetap berusaha fokus mengikuti pelajaran.
Semangat Belajar Anak-anak
Meskipun fasilitas terbatas, para siswa menunjukkan semangat luar biasa. Mereka tetap hadir setiap hari dengan penuh antusias. Guru pun berupaya kreatif menata kelas agar anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman. Karena itu, semangat para siswa dan guru patut diapresiasi.
Respons Orang Tua dan Masyarakat
Orang tua siswa merasa prihatin dengan kondisi sekolah. Beberapa di antara mereka bahkan berinisiatif membantu memperbaiki sebagian fasilitas seadanya. Selain itu, masyarakat sekitar mendesak pemerintah daerah untuk segera memberikan perhatian lebih, agar anak-anak dapat belajar di ruang kelas yang layak.
Harapan untuk Pemerintah
Kondisi memprihatinkan ini menjadi pengingat bahwa pemerataan fasilitas pendidikan masih perlu diperjuangkan. Pemerintah daerah diharapkan segera mengalokasikan anggaran untuk renovasi sekolah. Dengan langkah konkret tersebut, anak-anak SD Tegal Benteng bisa menikmati proses belajar yang lebih aman dan nyaman.
